Tentang Festival Golo Koe
Latar Belakang
- Perkembangan Labuan Bajo sebagai daerah pariwisata “Super Prioritas”.
- Pariwisata dimaknai sebagai ziarah perjumpaan antara manusia dengan sesama, budaya, dan alam ciptaan.
- Pariwisata sebagai ziarah perjumpaan memiliki beberapa nilai utama:
- Holistik: Integrasi berbagai aspek budaya, sosial, lingkungan, ekonomi untuk mencapai kesejahteraan masyarakat dan kelestarian alam.
- Berpartisipasi: Keterlibatan aktif dan kreatif masyarakat lokal dalam pengembangan dan pengelolaan pariwisata.
- Berbudaya: Pariwisata berakar dan bertumbuh dalam khazanah kearifan lokal dan kekayaan spiritualitas setempat.
- Berkelanjutan: Pariwisata yang melestarikan alam dan menjaga keutuhan ciptaan.
- Sinodal-Inklusif: Pariwisata yang menumbuhkan persaudaraan dalam semangat keterbukaan yang merangkul perbedaan dan keberagaman sosial, etnis dan agama.
- Pengalaman perjumpaan ini mencapai kepenuhan dalam persatuan dengan Sang Khalik melalui Maria Assumpta sebagai simbol spiritual peziarahan dan keterarahan yang penuh kepada yang Ilahi.
- Ciri utama festival ini adalah Religi-Budaya yang memadukan kekayaaan spiritualitas Katolik dan khazanah kearifan lokal Manggarai.
Tujuan
- Masyarakat lokal berpartisipasi secara aktif dan kreatif dalam pengembangan pariwisata.
- Pariwisata semakin bertumbuh dalam kekayaan spiritualitas dan kearifan lokal.
- Pariwisata membawa manfaat bagi kesejahteraan masyarakat lokal dan kelestarian alam-lingkungan.
- UMKM dan komunitas seni budaya semakin berkembang dan berdampak pada peningkatan taraf hidup masyarakat lokal.
- Kehidupan masyarakat di Labuan Bajo semakin diresapi semangat persaudaraan yang harmonis, sinodal, dan inklusif.
- Wisatawan mengalami suasana pariwisata yang menyenangkan, menarik, dan memikat.
Mari Mengikuti
Festival Golo Koe!
Langkahkan kaki dalam iman.
Menarilah bersama budaya.
Bersatulah dalam cinta dan kebersamaan.
