Labuan Bajo, 4 Juni 2026 – Menyusul peluncuran resmi Festival Golo Koe 2026, Panitia hari ini merilis jadwal lengkap Prosesi Bunda Maria Assumpta Nusantara Tingkat Paroki. Perjalanan rohani ini akan dimulai pada 10 Juli 2026 dan akan mengunjungi seluruh paroki di wilayah Keuskupan Labuan Bajo hingga 5 Agustus 2026.
Seksi Prosesi Panitia Festival Golo Koe 2026 RD Yuvens Rugin menyatakan prosesi ini merupakan bentuk ungkapan iman, secara khusus devosi kepada Bunda Maria. Selain itu, prosesi juga perwujudan semangat sinodal dan penguatan persaudaraan umat.
“Prosesi Maria Assumpta Nusantara lintas paroki ini dilaksanakan dalam suasana doa dan dengan nuansa budaya. Karena itu akan ada seremoni-seremoni penyambutan secara budaya. Dan untuk itu, kami mengajak seluruh umat untuk mengambil bagian dalam kegiatan ini dengan mengenakan busana daerah yang sesuai,” kata Romo Yuvens.
Prosesi Maria Assumpta Nusantara tahun ini dimulai dari paroki-paroki di wilayah Selatan, yaitu Paroki Lengkong Cepang, 10 Juli 2026 dan akan berakhir di Paroki Katedral Roh Kudus Labuan Bajo pada 5 Agustus 2026. Patung Bunda Maria akan diarak secara bergiliran dengan jadwal utama sebagai berikut:
- 8-9 Juli: Persiapan armada dan ibadat pelepasan di Rumah Keuskupan Labuan Bajo.
- 10 Juli: Pembukaan resmi di Paroki Lengkong Cepang, Lembor Selatan, ditandai dengan Misa Pembukaan oleh Yang Mulia Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus.
- 11-15 Juli: Perjalanan menuju Paroki Reweng, Rangga, Wae Nakeng, Datak, dan Orong.
- 16-20 Juli: Menuju Paroki Ranggu, Golo Welu, Waning, Tentang, dan Wajur.
- 21-25 Juli: Melintasi Paroki Pacar, Pateng, Bari-Raba (jalur laut), Compang, dan Lando.
- 26-31 Juli: Berlanjut ke Paroki Gerak-Rareng, Wangkung, Noa, Rekas, Werang, dan Nunang.
- 1-5 Agustus: Tahap akhir melalui Paroki Longgo-Dalong, Sok Rutung, Merombok, Wae Sambi, dan berakhir di Paroki Katedral Labuan Bajo pada 5 Agustus 2026.
Festival Golo Koe kini memasuki tahun kelima penyelenggaraannya sejak dimulai pada 2022. Dalam dua tahun terakhir, festival religi-budaya ini telah diakui secara nasional dengan masuk dalam jajaran 10 besar Kharisma Event Nusantara (KEN). Ikon utama festival ini, Bunda Maria Assumpta, melambangkan pengharapan dan perziarahan spiritual menuju kepenuhan hidup dalam Sang Khalik.
Festival Golo Koe mengusung tema “Ziarah Komunal dalam Persekutuan Sinergis untuk Merawat Keutuhan Ciptaan” dengan tagline “Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi”.
Setelah rangkaian prosesi paroki selesai, perhelatan akan berlanjut ke Pekan Puncak Festival pada 10-15 Agustus 2026 di Waterfront City Marina dan Bukit Golo Koe dengan agenda utama:
- Pameran UMKM Ekonomi Kreatif & Kuliner Lokal (10-15 Agustus).
- Pentas Seni Budaya Nusantara (10-15 Agustus).
- Kebangunan Rohani Katolik (KRK) (11 Agustus).
- Edukasi & Aksi Ekologis (Penanaman pohon dan bersih sampah).
- Karnaval Budaya & Tarian Kolosal (12 Agustus).
- Prosesi Akbar Maria Assumpta Nusantara melalui jalur laut dan darat (14 Agustus).
- Misa Akbar Pesta Maria Assumpta (15 Agustus) sebagai penutup rangkaian festival.
Panitia mengundang seluruh lapisan masyarakat, baik umat lintas agama maupun wisatawan, untuk hadir dan merayakan kebersamaan dalam rumah bersama Keuskupan Labuan Bajo.
Kontak Media: Heribertus Ratu (081398461957) Seksi Publikasi Panitia Festival Golo Koe 2026 Labuan Bajo, Manggarai Barat



