Keuskupan Labuan Bajo Me-Launching Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026

“Ziarah Komunal dalam Persekutuan Sinergis untuk Merawat Keutuhan Ciptaan”

Tagline: “Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi”

Labuan Bajo, 4 Juni 2026 – Gereja Keuskupan Labuan Bajo bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat dan berbagai mitra secara resmi meluncurkan rangkaian kegiatan Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 pada Kamis, 4 Juni 2026, pukul 06.00 WITA di Pantai Sudamala, Labuan Bajo.

Keuskupan Labuan Bajo Me Launching Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026

Launching Festival tahun ini diselenggarakan dalam nuansa ekologis dan disatukan dengan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang diperingati setiap tanggal 5 Juni. Tema Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, “#NowForClimate” atau “#SekarangUntukIklim”, selaras dengan tema Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026, yaitu “Ziarah Komunal dalam Persekutuan Sinergis untuk Merawat Keutuhan Ciptaan”, dengan tagline “Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi.”

Kegiatan launching akan diawali dengan apel bersama yang akan dipimpin oleh Bupati Manggarai Barat, Edistasius Endi selaku Inspektur Upacara. Demikian juga Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus, bersama seluruh jajaran Keuskupan Labuan Bajo, para imam, biarawan-biarawati, Forkompimda, unsur pemerintah, unsur perwakilan rakyat, umat, komunitas, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, pelaku wisata, dan berbagai mitra pembangunan akan mengambil bagian dalam upacara ini.

Sebagai bentuk komitmen bersama dalam merawat lingkungan hidup, rangkaian launching diisi dengan berbagai aksi nyata, antara lain: Apel bersama di Pantai Sudamala, aksi bersih pantai sepanjang kawasan Pantai Sudamala; pelepasan sepasang burung merpati sebagai simbol perdamaian, harapan, dan komitmen menjaga kehidupan, penanaman bibit kelapa di kawasan Pantai Sudamala sebagai wujud kepedulian terhadap ekosistem pesisir dan mitigasi perubahan iklim.

Launching ini sekaligus menandai semakin kuatnya kolaborasi antara Gereja Keuskupan Labuan Bajo, Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat, dunia usaha, komunitas, serta berbagai mitra strategis dalam membangun kesadaran ekologis dan memperkuat identitas Labuan Bajo sebagai destinasi wisata yang berkelanjutan.

Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara sendiri telah berkembang menjadi salah satu perhelatan budaya dan religius terbesar di kawasan timur Indonesia. Festival ini juga telah masuk dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) sebagai salah satu festival unggulan nasional yang mendapat pengakuan sebagai bagian dari kalender event terbaik di Indonesia.

Tahun 2026 menjadi penyelenggaraan Festival Golo Koe yang ke-5 sejak pertama kali dilaksanakan pada tahun 2022. Selain itu, tahun ini merupakan tahun kedua Keuskupan Labuan Bajo dipercaya sebagai penyelenggara utama festival.

Dengan pelaksanaan launching ini, maka secara resmi dimulailah seluruh rangkaian kegiatan Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 yang akan berlangsung dalam beberapa tahap.

Rangkaian berikutnya adalah Prosesi Maria Assumpta Nusantara yang akan dimulai pada tanggal 10 Juli 2026 dari Paroki Lengkong Cepang, Lembor Selatan. Prosesi ini selanjutnya akan mengunjungi 26 paroki yang berada di wilayah Keuskupan Labuan Bajo sebagai bentuk peziarahan iman, penguatan persaudaraan umat, dan perwujudan semangat sinodal yang melibatkan seluruh umat Allah.

Puncak Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026 akan berlangsung pada 10–15 Agustus 2026 di Labuan Bajo. Selama hampir satu pekan, masyarakat akan disuguhkan berbagai kegiatan religius, budaya, sosial, ekonomi kreatif, dan edukasi lingkungan, antara lain: Pameran ekonomi kreatif dan kuliner, Pentas seni budaya Nusantara, Kebangunan Rohani Katolik (KRK),Edukasi ekologis dan aksi penanaman pohon, Kegiatan sosial-karitatif, Karnaval budaya, Tarian kolosal Maria Assumpta Nusantara, Teater Budaya Manggarai dan pertunjukan Caci, Prosesi Akbar Maria Assumpta Nusantara, Perayaan Ekaristi Akbar pada Hari Raya Maria Diangkat ke Surga, dan Konser seni dan musik.

Melalui Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026, seluruh elemen masyarakat diajak untuk membangun persaudaraan, memperkuat kolaborasi, merawat kekayaan budaya, serta mengambil bagian dalam gerakan bersama menjaga dan memulihkan bumi sebagai rumah bersama.

“Melangkah Bersama, Pulihkan Bumi.”


Heribertus Ratu,
Seksi Publikasi Festival Golo Koe 2026
Website: festivalgolokoe.com

Panitia Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Assumpta Nusantara 2026

Loading

Yuk bagikan biar yang lain update seputar Festival Golo Koe!

More Posts

Road to Festival Golo Koe 2026 Sinergi Pemerintah, NGO dan Gereja Melalui Launching Proyek Bambu di Paroki Sok Rutung

Road to Festival Golo Koe 2026: Sinergi Pemerintah, NGO dan Gereja Melalui Launching Proyek Bambu di Paroki Sok Rutung

Seksi Lingkungan hidup Panitia Festival Golo Koe 2026 yang juga menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Vinsen Gande, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki momentum strategis karena bertepatan dengan rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Hari Laut Sedunia, dan Hari Mangrove Sedunia. Beliau memaparkan bahwa proyek ini difokuskan pada penanaman bambu dan aren di tiga desa, yaitu Pantar, Golo Lucan, dan Tanjung Boleng.

Festival Golo Koe 2026: Merajut Sinergi Lintas Sektor untuk Pariwisata Labuan Bajo yang Berkelanjutan dan Inklusif

Gereja Keuskupan Labuan Bajo bersama Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat secara resmi meluncurkan Festival Golo Koe Labuan Bajo Maria Asumta Nusantara 2026. Prestasi FGK yang secara konsisten masuk dalam 10 besar Kharisma Event Nusantara (KEN) selama dua tahun terakhir menjadi bukti suksesnya kolaborasi berbagai pihak dalam mempromosikan kekayaan budaya dan religi Manggarai Barat di level nasional.

Uskup Labuan Bajo Buka Prosesi Maria Assumpta Nusantara 2026 di Paroki Lengkong Cepang: Kunjungan yang Mengubah Hidup

Penyambutan patung Maria Assumpta Nusantara berlangsung meriah dengan keterlibatan aktif masyarakat. Menariknya, perarakan ini tidak hanya diikuti oleh umat Katolik, tetapi juga melibatkan umat Muslim setempat, mencerminkan harmoni kehidupan beragama yang kuat di wilayah tersebut. Puncak acara penyambutan ditandai dengan Misa meriah yang dipimpin langsung oleh Uskup Labuan Bajo, Mgr. Maksimus Regus.

Mari Mengikuti
Festival Golo Koe!

Langkahkan kaki dalam iman.
Menarilah bersama budaya.
Bersatulah dalam cinta dan kebersamaan.

Scroll to Top